Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2022

Bermain gerakan

Gambar
Semangat belajar tidak bisa di ukur dari kehadiran saja tanpa konsentrasi didalam belajar. Hal ini harus seiring sejalan dengan konsep belajar aktif. Terkadang siswa membutuhkan yang namanya ice breaking sebelum pelajaran dimulai, dimana kita sebagai pendidik harus bisa mengoptimalkan situasi ini dengan baik. UPTD SD Negeri 86 Parepare terus mengasah bakat literasi siswa dengan berbagai metode, bermain bergerak di upayakan bisa meningkatkan minat belajar siswa salah satunya tutur Hadiwaratama R Jusran sapaan guru Hadi. Semoga Apel pagi sebagai awal pelajaran yang sering kami adakan ini  bisa memberikan pengaruh yang baik demi kelancaran proses belajar mengajar dikelas nantinya. Tutupnya.

Literasi Ceria

Gambar
  Pada proses belajar mengajar di dalam kelas guru memerlukan berbagai model macam cara guna meningkatkan minat siswa didalam belajar. Hal ini perlu, sebab seiring dengan perkembangan jaman dimana harus dilakukan pembelajaran yang mudah dan efektif bagi siswa. UPTD SD Negeri 86 Parepare dalam hal ini melakukan gerakan literasi ceria dalam konsep menggambarkan situasi dalam kelas sesuai dengan mereka lihat dan mereka gunakan dalam kelas. Metode ini tentunya bisa digunakan oleh guru baik guru mapel maupun guru kelas itu sendiri. Gunakan, Lakukan, dan Praktekkan (Gulatek) kepada siswa agar mereka bisa lebih rensponsif dengan apa yang mereka gambarkan.

Pemberian Obat Cacing

Gambar
  Dalam rangka mengantisipasi imun drop pada siswa sekolah akibat bakteri yang ditimbulkan di musim kemarau, UPT Puskesmas Lapadde Parepare datang berkunjung ke setiap Sekolah Dasar khususnya wilayah kecamatan ujung kota Parepare. Salah satu Sekolah sasaran yaitu UPTD SD Negeri 86 Parepare, hal ini dilakukan guna memberikan obat cacing kepada siswa-siswi untuk menghindari terjangkitnya penyakit yang disebabkan karena bakteri baik melalui air atau makanan. Salah seorang guru UPTD SD Negeri 86 Ibu 'Rasmawati mengatakan bahwa anak-anak tadi dapat obat cacing dari petugas kesehatan, di minum sesudah makan padamalam hari, kalau ada yang demam atau diare nanti setelah sembuh baru di kasih, dan obatnya rasanya manis katanya. Petugas kesehatan UPT Puskesmas Lapadde Parepare membenarkan hal tersebut karena obat ini juga aman di konsumsi untuk anak-anak agar kekebalannya tubuh juga dapat terjaga. Tutupnya

Kreasi Projek Pelajar Pancasila

Gambar
Salah satu pendukung Kurikulum Merdeka yaitu ditambahkannya Profil Pelajaran Pancasila yang mencakup 6 Dimensi. Namun itu semuanya tergantung dari Modul Ajar yang dicantumkan didalamnya. Apakah mau menggunakan 2 atau 3 dimensi dan sebagainya. UPTD SD Negeri 86 Parepare dalam hal ini terus berbenah dalam menguatkan Projek Profil Pelajar Pancasila sesuai kebutuhan dan kondisi Sekolah. Sebagai tugas kreativitas siswa di sekolah maka kemarin siswa dan siswi ditugaskan untuk membuat gambar Pancasila sesuai urutan sila pertama sampai dengan sila terakhir. Dengan kegiatan seperti ini secara implisit, siswa dapat paham akan pentingnya pengamalan di setiap sila dari Pancasila tersebut. Kami bangga ber-bhinneka tunggal Ika dan kami bangga menjadi warga Indonesia tutur salah seorang siswa kelas VI UPTD SD Negeri 86 Parepare. Sekadar diketahui bahwa dimensi Profil Pelajar Pancasila itu ada 6 yakni 1. Beriman, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, 2. Berkebinekaan global, 3. Bergotong-royong, 4....

Perlu penanganan

Gambar
UPTD SD Negeri 86 Parepare pada hari Jumat yang lalu kedatangan tamu, beliau adalah bapak kepala bidang pendidikan dasar bapak Widin wijaya, M.Pd. Beliau datang didampingi oleh Kepala UPTD SD Negeri 5, H. Masrun, M.Pd Beliau datang meninjau pondasi yang rusak akibat gesekan air di samping sekolah. Kepala UPTD SD Negeri 86 Andi Marhamah, S.Pd yang mendampingi menjelaskan bahwa apabila hujan deras tanah dibawah bangunan ini akan terkikis dan lama-kelamaan bangunan tersebut bisa ambruk. Pak Widin sapaan pak Kabid menuturkan bahwa Insya Allah setelah melihat kondisi ini kami berjanji akan mengupayakan pembenahan, apakah melalui Dana Alokasi Khusus atau pun yang lain karena kalau ditangani secara serius lama-lama ini bisa menjadi masalah. Tutupnya   

Badan sehat jiwa kuat

Gambar
  Rutinitas dipagi hari kembali diaktifkan dengan kegiatan senam pagi di UPTD SD Negeri 86 Parepare.  Kegiatan tersebut dipimpin oleh guru PJOK 'Sukma dengan senam Maumere. Menurut salah seorang guru Hayati Ary, S.Pd sapaan ibu Hayati mengatakan bahwa "yuk senam perdana" bersama-sama agar badan kita menjadi sehat. Antusias siswa-siswi beserta guru-guru UPTD SD Negeri 86 dalam kegiatan ini sangat termotivasi dengan canda tawa kelegahan sebab baru pertama kali dilakukan pasca Covid 19. Semoga kegiatan rutin dihari Sabtu ini dapat terus kita galakkan agar kita baik siswa, guru, dan staf bisa selalu dalam keadaan sehat wal Afiat. Tutupnya

Kurikulum baru pengetahuan maju

Gambar
  KKG gugus X wilayah 2 kecamatan Ujung bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare menggelar workshop dengan tema 'Implementasi Kurikulum Merdeka' di selenggarakan di UPTD SD Negeri 20 Parepare pada 4 Juli 2022 yang lalu. Tampil sebagai Nasumbernya bapak pengawas TK/SD yaitu Makmur Nonci, M.Pd. Kegiatan ini di buka langsung oleh Kadisdikbud kota Parepare bapak Drs. Arifuddin Idris, MP. Dalam sambutannya pak kadis berpesan bahwa guru harus bisa melek IT dan Menguasai 4 Standar Kompetensi guru, yaitu Pedagogik, Kepribadian, Sosial, dan Profesional.  Ditambahkannya lagi bahwa guru jangan mengutamakan kendaraan dari pada laptop, jadi guru harus mempunyai laptop dirumahnya masing-masing kalau perlu katanya ada jaringan WiFi pribadi dirumah. Ditempat terpisah Ketua panitia kegiatan Firman Suaib yang juga kepala UPTD SD Negeri 20 Parepare mengatakan bahwa terimakasih atas dukungan pak kadis bisa hadir di kegiatan ini ditengah kesibukannya. Lanjutnya tujuan work...

Minat bakat terus di genjot

Gambar
  Kegiatan apel pagi terus dilakukan setiap pagi sebelum pelajaran dimulai di UPTD SD Negeri 86 Parepare tentunya tujuannya agar bisa mengarahkan serta berkomunikasi kepada siswa tentang nilai-nilai kebaikan kepada mereka. Pada kegiatan apel tersebut biasanya para pembina apel menambah pencarian bibit yang akan dipersiapkan untuk kegiatan lomba-lomba yang diadakan setiap tahunnya baik itu FLS2N, O2SN, dan kegiatan lainnya. Jadi kami disini kapasitasnya menyampaikan ke siswa bahwa adakah yang berbakat dalam bidang ini, menurut ibu 'Khadijah, S.Pd.I pada kegiatan apel pagi. Lalu ditambahkannya lagi setelah siswa dan siswi kami dapatkan yang berbakat, tidak langsung kami ia ya kan tetapi kami kumpulkan dulu lalu di karantina setelah itu kami latih kemudian di seleksi dan setelahnya barulah kami tunjuk bahwa inilah yang pantas mewakili Sekolah. Jadi intinya ada proses, Tutupnya

Baris berbaris melatih mental

Gambar
Di dalam menyiapkan SDM yang unggul beriman serta beramal saleh pada peserta didik, tentunya banyak hal yang mestinya kita lakukan. Mungkin salah satunya adalah kegiatan baris-berbaris.  UPTD SDN 86 Parepare dalam hal ini terus membina dan melatih siswa dan siswi dalam upaya mempersiapkan SDM yang unggul sejak dini. Menurut guru pembina 'Sukma, S. S.Pd sapaan Ibu Sukma bahwa selain menyiapkan dalam kegiatan lomba Majelis Anak Saleh (MAS) secara sikis kami juga melatih mental anak-anak. Ditambahkannya lagi bahwa semua kesiapan yang kami lakukan tentunya butuh proses tidak semudah membalikkan telapak tangan. Kami percaya dengan pelatihan seperti ini siswa dan siswi kami kedepannya bisa bermental baja, tidak malu serta tidak kakuh, tutupnya

Belajar dengan Internet

Gambar
  Guna meningkatkan pengetahuan tentang kurikulum merdeka belajar maka diperlukan pemahaman tentang kurikulum itu sebelum diaplikasikan. UPTD SD Negeri 86 Parepare dalam hal ini terus berbenah, agar dapat memperlancar proses belajar dan mengajar baik didalam maupun diluar kelas. Dengan menggunakan akses internet yang memberikan layanan yang terbaik di UPTD SD Negeri 86,  para guru-guru ide kreatif sekolah mengkombinasikan pengalaman yang mereka dapat tentang kurikulum merdeka dengan panduan di aplikasi merdeka mengajar. Kalau tidak ada internet di sekolah, kita akan tertinggal landas sehingga akan kurang informasi tutur 'Rasmawati, sapaan ibu Rasma.  Maka dari itu layanan internet sangat perlu karena dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi bagi kami guru dan staf yang ada di sini. Tutupnya

Kantin Sehat Pikiran Cerdas

Gambar
  Salah satu cara untuk meningkatkan olah rasa, olah raga, serta olah pikir peserta didik di UPTD SD Negeri 86 Parepare adalah makanan dan minumannya harus sehat, maka dari itu kantin kejujuran kembali di buka mulai tahun ajaran baru ini.  Pernyataan tersebut dibenarkan oleh Kepala Sekolah UPTD SD Negeri 86 Parepare 'Andi Marhamah, S.Pd pada rapat kenaikan kelas beberapa waktu yang lalu.  Beliau menambahkan bahwa nantinya siswa-siswi tidak perlu lagi keluar sekolah untuk Jajan pada jam istirahat karena dikantin kejujuran di siap makanan sehat yang harganya bersahabat. Salah seorang pembeli yaitu orang tua siswa mengatakan bahwa dengan kembali dibukanya kantin kejujuran di UPTD SD Negeri 86 Parepare,   Alhamdulillah kami selaku orang tua sangat terbantu karena kami merasa lepas dari harap-harap cemas karena takut jika anak kami Jajan diluar. Saya doakan semoga kantin kejujuran ini ramai pembelinya serta jualannya habis terjual. Tutupnya

Siswa berprestasi penting dari guru frustrasi

Gambar
  Dalam ajang pengembangan kompetensi profesi guru dan kreasi prestasi siswa itu tidak boleh disamakan. Pasalnya, jelas berbeda antara pemahaman dan kegiatan kesiswaan. Hadiwaratama R Jusran, sapaan guru Hadi mengatakan bahwa di sekolah kami khususnya UPTD SD Negeri 86 Parepare siapa pun bisa berprestasi baik guru maupun siswa. Kalau berbicara juara atau jawara ya tentu kesemuanya itu tergantung nasib individu apakah mereka mau atau tidak. Guru UPTD SD Negeri 86 ini menambahkan bahwa sistem prestasi sekolah itu harusnya bisa terukur secara sistematis, jangan tiba masa tiba akal. Lanjutnya bahwa harusnya sedini mungkin pihak sekolah berupaya semaksimal mungkin mensiasati dalam artian stand by tree in one sebelum ada kegiatan lomba katanya. Yang jelasnya tambahnya, siswa berprestasi lebih utama daripada guru yang hanya mengutamakan administrasi pelajaran yang tidak rampung. Dikerjakan kesana kemari, bolak balik, tanpa ada kepedulian baik pada dirinya sendiri maupun kepada peserta did...

Ukir prestasi dengan bernyanyi

Gambar
  Siswi UPTD SD Negeri 86 Parepare kembali ukir prestasi diajang FLS2N tingkat sekolah dasar sekecamatan Ujung kota Parepare dalam kategori lomba bernyanyi solo putri. Guru pembimbing dalam hal ini 'Nusriati, M.Pd yang juga guru Pendidikan Agama Islam membenarkan hal tersebut. Ia menambahkan bahwa siswi kami tersebut bernama Puspita Sari Suardi berhasil meraih juara 3. Ditambahkannya lagi bahwa "Alhamdulillah tdk sia2 melatih 1/2 hari" mungkin karena siswa kami ini memang berdarah penyanyi dari keluarganya sehingga kami tidak sulit didalam melatih. Sebagai informasi untuk diketahui bahwa untuk kategori lomba bernyanyi solo tingkat sekolah dasar kecamatan ujung juara pertama diraih oleh UPTD SD Negeri 3 kota Parepare, juara kedua UPTD SD Negeri 5 kota Parepare, dan juara ketiga UPTD SD Negeri 86 kota Parepare tutupnya.

Printer macet di Asingkan

Gambar
Perawatan Printer di UPTD SD Negeri 86 Parepare harus menjadi perhatian agar dapat bisa bertahan lama dan digunakan jangka panjang. Hal ini diungkapkan oleh 'Abdul Rahman Jafar sapaan pak Rahman yang juga wali kelas V. Biasanya kalau printer macet ketika sementara print kertas itu harus diperhatikan perawatannya baik dari segi kertas maupun tinta printnya itu sendiri. Kalau mau printer sekolah terawat dengan baik diupayakan jangan terlalu banyak kertas dimasukkan ketika hendak ngeprint katanya. Jangankan di sekolah kita, hal seperti ini sering juga terjadi di tempat diluar sekolah seperti kantor SKPD, rental komputer, rental ATK dan bahkan tempat fotocopy tambahnya. Untuk merawat printer agar tetap terawat secara baik dan benar maka kita perlu perhatikan dari segi perawatanya agar tidak selalu diperbaiki tutupnya.  

Hari pertama Upacara Bendera, belum mantap

Gambar
  UPTD SD Negeri 86 Parepare yang terletak di jalan Handayani Nomor 9 Parepare melangsungkan kegiatan Upacara Bendera pada hari Senin dengan hikmat, pasca pandemi Covid 19. Kegiatan ini sebelum dilakukan, biasanya diawali dengan apel pagi sebagai instruksi dari guru pembimbing yang piket dalam mengatur siapa-siapa saja yang telah ditugaskan ke siswa yang bertugas sebagai pelaksana kegiatan. Adapun sebagai pembina Upacara Adalah Rahmawati, M.Pd yang juga telah siap dalam melaksanakan kegiatan.  Pada momen Upacara tersebut beliau menyampaikan agar siswa terus giat belajar baik dirumah maupun di sekolah supaya kelak berguna bagi Nusa dan Bangsa. Siswa tidak boleh malas, namun siswa harus rajin perlihatkan contoh yang baik kepada teman-temannya begitu pun kepada adik-adiknya yang berada dibawahnya katanya. Ditambahkannya lagi, bahwa siswa itu selain belajar di Sekolah harus juga mengulangi pelajarannya dirumah, mengerjakan tugas-tugas yang telah diberikan oleh bapak dan ibu guru j...

Belum layak dapat hadiah sepeda

Gambar
Kasus lepasnya tali bendera merah putih sering kali terjadi di UPTD SD Negeri 86 Parepare, ini akibat tali tiangnya sudah kusam dan perlu perhatian dari pihak sekolah. Menurut 'Nurjan bujang sekolah bahwa, walaupun talinya diganti dengan tali yang baru tetap akan seperti itu karena tiang bendera tersebut sudah mulai tua maklumlah kalau tidak pernah di benahi dari segi perawatanya katanya. Untuk mengambil tali yang tersangkut tersebut maka pak Nurjan sapaannya, memita tolong kepada anak tetangganya yang biasa memanjat kelapa namun anak ini bukan berasal dari siswa UPTD SD Negeri 86 Parepare. Anak ini bukan si Joni belu asal NTT namun anak ini namanya padlan, Karena anak tersebut berhasil memanjat dan melepas tali bendera dari ujung tiang maka pak Nurjan berikan hadiah Gope ala kadarnya. Untuk diketahui tiang bendera tersebut tingginya 7 meter dalam artian lebih tinggi yang telah dipanjatkan oleh Joni belu yang tinggi tiangnya 23 meter, jadi anak ini si 'padlan belum layak dapat ...

PPDB berakhir saatnya masuk kelas

Gambar
Setelah proses PPDB atau penerimaan peserta didik baru UPTD SD Negeri 86 berakhir, kemudian dilanjutkan dengan MPLS atau masa pengenalan lingkungan sekolah selama tiga hari oleh peserta didik baru maka saat ini siswa dituntun harus aktif belajar. Hal ini di ungkapkan oleh ketua panitia PPDB UPTD SDN 86 Parepare 'Rahmawati yang juga wali kelas I. Menurutnya, Ada 9 Orang peserta didik baru yang telah berhasil kami terima dan telah aktif dikelas selama ini. Ditambahkannya lagi, bahwa dari data peserta didik baru yang berhasil kami terima melalui Operator Sekolah dalam proses PPDB baik yang mendaftar secara online atau datang mendaftar secara langsung disekolah itu ada 9 Orang peserta didik baru. Namun, tidak menutup kemungkinan akan bertambah lagi katanya. Pada tahapan MPLS yang telah kami lakukan beberapa hari yang lalu, kami secara lisan mengenalkan siswa berbagai informasi tentang sekolah.  Disamping itu juga, kami mengajak siswa untuk saling berkenalan dengan temannya satu sama la...

Penamatan Siswa Kelas Enam UPTD SDN 86 Parepare

Gambar
  Sebanyak 12 Orang siswa UPTD SDN 86 Parepare tahun ajaran 2021/2022 ditamatkan. Siswa tersebut terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 4 siswa perempuan dengan indeks prestasi KKM diatas 80.  Wali kelas VI dalam hal ini Aksam Mustafa menuturkan bahwa semua siswa kelas VI tahun ini lulus dengan baik dan mereka siap melanjutkan di beberapa sekolah lanjutan baik sekolah negeri ataupun sekolah swasta. Lanjutnya ada pula yang masuk di sekolah pesantren karena ingin memperdalam ilmu agama, kebetulan hal tersebut langsung dikonfirmasi sama orang tua mereka kepada saya melalui grup kelas VI di applikasi WhatsApp.  Harapan kami sebagai orang tua siswa di sekolah UPTD SDN 86 Parepare ini agar siswa yang baru tamat ini bisa kembali belajar di sekolah lanjutan nantinya dengan baik, menjaga etika kesopanan dan terus mencetak nilai prestasi yang akan membanggakan dirinya sendiri dan orang tua mereka baik yang disekolah lanjutan, orangtua kandung atau walinya dirumah. Tutupnya